Mary Martin Booksellers
Mary Martin Booksellers
Mary Martin Booksellers
MaryMartinBooksellers
Back Book Title Di Belanda Tak Seorang Pun Mempercayai Saya : Korban Metode Westerling di Sulawesi Selatan...

USD 20.00
(Book Not in Ready Stock, will take 45-60 days to source and dispatch)

Di Belanda Tak Seorang Pun Mempercayai Saya : Korban Metode Westerling di Sulawesi Selatan 1946-1947
title_underline_icon

- Maarten Hidskes
- Indonesia
- Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Indonesia
- 9786024336448
- 2018
- xxx, 298p. ; 14,5x21cm.
- 300 gms.
-
Select your Country : 

Shipping Charges would be $ 16.0 for 300 gms.

View Shipping
-
   
title_underline_icon
Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarkan diri sebagai sukarelawan pada Depot Speciale Troopen (DST, Depot Pasukan Khusus), korps elite dari Koninklijke Nederlansch-Indisch Leger (Pasukan Hindia-Belanda) di bawah komando Kapten Westerlingyang menerima carte blanche untuk menumpas pemberontakan di Indonesia dan melakukan aksi-aksi pembersihan. Setelah mengikti pelatihan selama enam bulan, Hidskes ditempatkan di Sulawesi Selatan. Dia kemudian terlibat dalam ‘Peristiwa Sulawesi Selatan’. Hidskes tidak menceritakan kepada siapapun apa yang terjadi di sana. Siapa yang akan mempercayainya? Ketika dia meninggal dunia pada tahun 1992, cerita itu dia bawa masuk ke liang lahat. Kenapa dia selama lima puluh tahun membungkam diri tentang semua pengalamannya di Sulawesi Selatan? Sejauhmana keterlibatannya dalam pelaksanaan aksi-aksi pasukan Westerling dilakukannya dengan sukarela? Anaknya, Maarten Hidskes, memutuskan untuk menyelidiki peran ayahnya di Sulawesi sampai mendasar. Dia mendapatkan kepercayaan dari beberapa mantan tentara komando dari regu pasukan ayahnya, menganalisis surat-surat yang dikirim ayahnya dari Hindia, dan mempelajari laporan-laporan intelijen tentang teror di Sulawesi. Dengan cara yang mengharukan, Maarten berhasil menyusun rekonstruksi masa lalu perang dari ayahnya.

Mary Martin Booksellers